Cerita Bersambung #RotasiBimasakti Episode 67

Hai, aku Merkurius! Ini hari ke 1249 sejak keberangkatan Bumi lebih dari 3 tahun lalu meninggalkan Venus. Sebenarnya aku sudah tidak begitu memikirkan kepayahan Venus dalam mencintai seseorang yang sulit seperti Bumi. Aku begitu memperhatikan hari karena aku menghitungi seseorang yang menjauhiku berkali-kali. Itu semua karena Bumi. Karena Bumi menghilang, aku jadi semakin jauh dari Mars. Tentu saja Mars lebih memilih Venus. Rasaku akan Mars tidak juga pupus. Sudah benar-benar tidak bisa hilang. Sepertinya sih begitu.
.
Hari ini aku resmi mendapatkan gelar Magister Pendidikan Seni. Pluto teman baruku di sini juga wisuda Sarjana Pendidikan Seni. Kita menjadi dekat karena pernah membantu proyek salah satu dosen yang melakukan penelitian mengenai musik. Tapi tetap, tidak ada yang bisa menggantikan Mars di semesta rasaku.
.
Siang ini mendung. Aku sedang berfoto dengan Pluto. Tiba-tiba aku merasakan planet yang bergerak mendekat. Getaran yang aku hafal betul ritmenya. Aku berbalik.
.
"Mars!" Aku senang bisa menyebut namanya dengan keras-keras. Dari kejauhan Mars celingukan lalu aku melambaikan tangan. Mars mendekat. Tapi..
.
"Mer, hai!" Ada planet lain yang berjalan di belakang Mars. Sebenarnya aku suka Venus datang ke wisudaku, tapi kenapa harus bersama dengan Mars? Pembuluh darah aorta di bilik kiri jantungku seperti tertabrak meteor berkecepatan tinggi. Senyumku yang mengembang ketika melihat Mars berangsur menyusut.
.
Memang, dulu aku yang berusaha mati-matian mendekatkan Venus kepada Mars. Tapi karena satu alasan, tentu saja Mars. Aku ingin Mars bahagia, sudah. Tapi ternyata merelakan seseorang yang pernah terus-menerus kukirimi repetisi rasaku, bisa merusak filantropi.
.
"Ven, sini!" Pluto melambai ke arah Venus. Loh? Mereka berdua saling mengenal?
.
.
-bersambung-
.
#RotasiBimasakti
#katadhyanara
.
@30haribercerita #30haribercerita #30hbc18 #30hbc1822
.
Lihat fotonya di sini

Komentar

Postingan Populer