Cerita Bersambung #RotasiBimasakti Episode 66

Sore ini tak ada semilir angin, kue coklat tanpa remah, dan tentu Bumi, lagi.
.
Hari libur membuatku semakin terasa sepi. Untung Saturnus mengajakku pergi.
.
"Semua akun media sosialnya ditutup sih kak. Masa kak Venus ga tau sihh kan sohib banget sama kak Bumi dari dulu.."
.
Tepatnya dulu, sekarang sudah tidak.
.
Minggu pagi ini aku bangun di taraf kedamaian yang setingkat lebih tinggi dibanding kemarin. Lalu setelah Saturnus bicara menyoal Bumi, tingkat kedamaianku turun lagi. Di taman ini Saturnus masih saja merajuk, parahnya sekarang sambil memeluk tiang listrik. Aku memang belum menjawab kapan tepatnya Bumi kembali. Memang tidak berusaha mencari tahu lagi.
.
"Kak Ven bilanglaaah. Tanyain kak Bumiii. Lagian masa kak Venus ga tau sih?"
.
Aku diam saja. Ya, aku tidak pernah mengambil mata kuliah tentang per-Bumi-an. Ilmu pengetahuan tentang Bumi, aku tidak tahu.
.
"Yaudah aku deketin Pluto aja, dia kan nggak kalah keren dari kak Bumi. Pinter nyanyi lagi."
.
"Suara Pluto memang bagus. Asalkan diiringi musik dangut." Jawabku. Saturnus teriak-teriak. Dia paling tidak suka musik aliran itu.
.
"Jangan dangduuut kaaaaaak..." Saturnus merengek. Aku menjulurkan lidahku.
.
Atau mungkin aku ditakdirkan harus mencintai seseorang dengan toleransi yang tinggi. Tanpa bisa memiliki.
.
.
-bersambung-
.
#RotasiBimasakti (Tema mengarang: Minggu pagi ini aku bangun di.......sambil memeluk tiang listrik........asalkan diiringi musik dangdut.)
#katadhyanara
.
@30haribercerita #30haribercerita #30hbc18mengarang #30hbc1821
.
Lihat fotonya di sini

Komentar

Postingan Populer