Cerita Bersambung #RotasiBimasakti Episode 52

Halo, panggil aku Jupiter. Laki-laki yang paling menyebalkan bagi Venus. Bagiku Venus juga menyebalkan. Sangat menyebalkan. Saat satu kelas di Magister Manajemen dulu setiap hari kami selalu membuat keributan. Dia suka sekali mengatur. Ya aku tahu dia komting di kelas, tapi aku tidak suka gaya sok bosnya. Aku seorang perfeksionis jadi aku tahu mana yang harus dan tidak kulakukan.
.
"Tuan Jupiter yang terhormat, ada baiknya jika sampah permenmu yang jatuh itu dibuang ke tempat sampah." Venus melewati kursi kuliahku sembari mengucapkan itu. Dasar, sempat-sempatnya dia mengomentari bungkus permen di bawah kursiku. Padahal dia baru masuk saat dosen sudah memberikan materi dari setengah jam lalu. Bagaimana bisa kuliah jurusan manajemen tapi tidak pintar mengatur waktu. Seisi kelas menertawaiku. Aku tidak suka ditertawakan, apalagi ini perkara bungkus permen. Orang-orang bisa jadi menilaiku buruk. Aku selalu makan permen ketika kuliah, karena aku masuk kelas malam jadi permen sangat membantu mataku untuk terus terjaga mendengarkan dosen mengajar.
.
Sebagai dewa tertinggi di bangsa Romawi, Jupiter juga berarti dewa langit. Aku adalah planet terbesar dibandingkan planet lain. Jadi harusnya aku mendapatkan penghormatan juga penilaian citra yang baik dari semua orang, menurutku. Jadi akhirnya aku menjawab Venus dengan "iya ntar dibuang bawel" saja di depan teman-teman. Padahal batinku menyerapahi Venus.
.
Meskipun aku selalu berbenturan dengan apa yang menjadi prinsip, opini, sudut pandang, atau apapun yang meliputi Venus namun aku selalu kesepian ketika ia tidak masuk kelas. Rasanya seperti ada petir yang hilang dari badai di planetku.
.
.
-bersambung-
.
#RotasiBimasakti
#katadhyanara
.
@30haribercerita #30haribercerita #30hbc18 #30hbc1807
.
Lihat fotonya di sini

Komentar

Postingan Populer