Langsung ke konten utama

Universitas Dian Nuswantoro's Company (Story Telling) Profile Script by Dhyanara


ABOVE ALL/ EVERYTHING CAN BE LEARNED// REPORTING NEWS/ CREATING APPLICATION/ PAINTING/ DANCING/ SINGING// THERE IS NO IMPOSSIBLE DREAM// EVERYTHING CAN BE LEARN//

DECIDING LIFE PATH IS SOMETIMES DIFFICULT// MANY OBSTACLES AHEAD// HOWEVER/ IF WE WORK IT CONSISTEN AND PERSISTENCE/ DREAM CAN BE TRUE// IT IS NOT EASY INDEED// FALLING DOWN IS SURELY PAINFUL// ALL HAS ITS CONSEQUENT// BUT THE MOST IMPORTANT THING IS TO GET UP/ DO NOT EVER STOP TRYING//

LIFE IS AN ADVENTURE// EVERYONE MUST PASS THE OBSTACLES// FAILURE IS NOT THE END// THERE IS ALWAYS A BRIDGE TO CROSS// STARTING A JOURNEY NEEDS CONVICTIONS/ NO LONGER IN DOUBT//

A MASTERPIECE CAN BE BORN ANYWHERE/ AND BEING ENTREPRENEUR WILL EVEN GREATER IF WE DO IT TOGETHER/ GROW UP TOGETHER// AND WE CAN OPEN OPORTUNITY TO OTHERS TO GROW UP WITH US // START NOW// FREE YOURSELF FROM FEAR//

COMPETITIVENESS NEEDS TO BE BUILT// DEFEATING COMPETITIONS BECAUSE WE DESERVE TO WIN// CREATING ART WITHOUT PLAGIARISM// ENLARGE KNOWLEDGE THROUGH COLLABORATION//

NOBLENESS IS THE KEY OF PEACE FOR HUMAN BEING// FINDING THE SAVIOUR AND COMPREHENDING SINCERITY IS ALSO THE KEY OF PEACE// FIGHTING AGAINST INEQUALITY THROUGH LEADERSHIP//


#katadhyanara di @dhyanaravideo

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tidak Salaman

Aku tahu sebenernya lebih banyak orang yang merasa terganggu ketika aku memutuskan nggak salaman sama laki-laki. Banyak banget. Mulai dari yang bilang langsung sampai yang aku denger waktu mereka ngomongin di belakang. Hehe.

Ketika meeting, atau ke acara yang mengharuskan aku ketemu laki-laki aku selalu berusaha sebisa mungkin sebelum laki-laki nyodorin tangan aku udah angkat dua tanganku di depan dada. Aku juga nggak enakan kali kalo laki-laki itu pada kecelik pas aku lupa nduluin menangkupkan dua tangan di depan dada.

Tapi buat aku itu bukan masalah. Setiap orang punya keyakinannya terhadap sesuatu masing-masing.

Ada orang yang nanya, bajuku itu kan nggak syar'i kayak ukhti-ukhti kenapa nggak mau salaman sama laki-laki? Ya karena aku memilih untuk itu:)


#katadhyanara

Tidak Lulus Tepat Waktu

Di dunia perkuliahan, sekarang ini sedang masanya libur kenaikan semester genap ke semester gasal. Itu berarti saya telah meninggalkan semester sepuluh dan akan menyambut semester sebelas. Memang dulu saya menghabiskan masa D3 dengan tepat waktu selama tiga tahun, kemudian melanjutkan transfer ke S1. Minimal masa tempuh transfer S1 dari D3 menurut peraturan dari Dikti ialah dua tahun. Jika dihitung secara berlanjut maka konversi mata kuliah yang belum saya ambil semasa D3 dulu memang bisa selesai dalam kurun waktu tepat dua tahun. Namun nyatanya saya masih harus melanjutkan ke semester sebelas. Benar, saya belum menyelesaikan skripsi saya.
Semasa semester satu dahulu saya begitu menganggap remeh teman-teman mahasiswa yang kuliah sembari bekerja. Bagaimana tidak, mereka seringkali terlambat masuk kelas sehingga saat pintu kelas dibuka mereka membuat mahasiswa lain juga dosen terganggu konsentrasinya. Mereka juga sering mengganggu saya dengan pertanyaan-pertanyaan mengenai tugas yang d…