Cerita Bersambung #RotasiBimaSakti Episode 5

Om Surya, Ayah Bumi tinggal dengan keluarga barunya di Kalimantan sejak berpisah dengan Tante Bintang. Tepatnya ketika kita kenaikan kelas tiga SD. Untuk menghibur Bumi aku makin sering main ke rumahnya. Oh iya, kak Awan satu-satunya kakak laki-laki Bumi mendapatkan beasiswa S2-nya di Australia. Jadi Bumi dan tante Bintang hanya tinggal berdua. Sebagai anak bungsu, tanggung jawab Bumi dalam menjaga tante Bintang patut diacungi jempol. Mataku masih asik meliat foto-foto kecil Bumi dan kak Awan yang dibingkai figura. Wajah Bumi tidak banyak berubah.
.
“Terus kalo terjadi penolakan dari hipotesis semula gini, diapain hayo?” pertanyaan Bumi membuyarkan lamunanku.
.
Itu disebut sebagai metode kasus negatif. Hal tersebut memungkinkan peneliti merevisi teori dan hipotesis hingga waktu teori tersebut menjadi kukuh. Aku mendapatkan nilai sempurna dalam mata kuliah ini saat Ujian Tengah Semester.
.
“Hmm diapain ya.. enggak tau, lupa.” Mimik wajahku kubuat seserius mungkin.
.
Aku pura-pura kehilangan memori di bagian itu. Bola mataku kubuat menatap ke langit-langit seolah aku sedang berfikir keras. Oh iya jari telunjuk juga kutempelkan di pelipis, tak lupa mulutku berkomat-kamit tanpa suara. Agar aktingku terlihat sempurna.
.
Kalau aku bisa menjawab semua pertanyaan Bumi, bisa-bisa dia curiga bahwa aku bisa mengerjakannya sendiri. Pura-pura lupa adalah jurus andalan ketika aku ingin memperlama durasi pertemuan. Dengan begitu Bumi pasti butuh waktu tambahan untuk menjelaskan kan? Hehe aku memang pintar.
.
“Venus aku tahu kamu bohong.” Bumi menaikkan satu alisnya, ujung bibirnya membentuk senyum menelisik.
.
Ups!
.
--bersambung--
.
#katadhyanara
.
.
@30haribercerita #30haribercerita#30hbc1705
.
Lihat fotonya di sini

Komentar

Postingan Populer