Langsung ke konten utama

Cerita Bersambung #RotasiBimaSakti Episode 43

Rasanya langit benar-benar runtuh, menghantam inti Bumiku. Hatiku benar-benar sakit.
.
Pluto berukuran sangat kecil dibandingkan​ planet-planet lainnya. Diameternya hanya setengah diameter Merkurius, atau dua pertiga diameter Bulan. Bidang orbitnya juga sangat menyimpang. Apa yang istimewa darinya?
.
​Aku kembali menghadap laptopku. ​Telunjuk kananku mengarahkan kursor ke arah draft email yang baru saja aku tulis. Melewati kolom penerima dan subject, menyapu kolom badan email, mengarah ke kanan bawah, mencari tombol bergambar tong sampah. Discard draft, klik!
.
Draft panjang itu benar-benar aku hapus. Meskipun tidak sampai akhir, terimakasih sudah hadir, Binar.
​.
Venus mengangkat tangannya, mengisyaratkan memanggil waiter. Sebelum waiter menghampiri meja mereka...
.
"Hot Coffee Latte, واحدة"
.
​Venus memesan secangkir Coffee Latte panas! Hei apa maksudnya? ​Aku membalikkan badanku ke arah meja mereka berdua. Masih dengan satu tangan yang diangkat, ia menatapku dan.. tersenyum!
​.
​.​
-10 Hari Bercerita Gelisah TAMAT-
.
#katadhyanara 
#10hbcgelisah 
#10hbcgelisah10
@30haribercerita
.
(Challenge 10 Hari Gelisah ​"Terimakasih Sudah Hadir")
.
Lihat fotonya di sini

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tidak Salaman

Aku tahu sebenernya lebih banyak orang yang merasa terganggu ketika aku memutuskan nggak salaman sama laki-laki. Banyak banget. Mulai dari yang bilang langsung sampai yang aku denger waktu mereka ngomongin di belakang. Hehe.

Ketika meeting, atau ke acara yang mengharuskan aku ketemu laki-laki aku selalu berusaha sebisa mungkin sebelum laki-laki nyodorin tangan aku udah angkat dua tanganku di depan dada. Aku juga nggak enakan kali kalo laki-laki itu pada kecelik pas aku lupa nduluin menangkupkan dua tangan di depan dada.

Tapi buat aku itu bukan masalah. Setiap orang punya keyakinannya terhadap sesuatu masing-masing.

Ada orang yang nanya, bajuku itu kan nggak syar'i kayak ukhti-ukhti kenapa nggak mau salaman sama laki-laki? Ya karena aku memilih untuk itu:)


#katadhyanara

Tidak Lulus Tepat Waktu

Di dunia perkuliahan, sekarang ini sedang masanya libur kenaikan semester genap ke semester gasal. Itu berarti saya telah meninggalkan semester sepuluh dan akan menyambut semester sebelas. Memang dulu saya menghabiskan masa D3 dengan tepat waktu selama tiga tahun, kemudian melanjutkan transfer ke S1. Minimal masa tempuh transfer S1 dari D3 menurut peraturan dari Dikti ialah dua tahun. Jika dihitung secara berlanjut maka konversi mata kuliah yang belum saya ambil semasa D3 dulu memang bisa selesai dalam kurun waktu tepat dua tahun. Namun nyatanya saya masih harus melanjutkan ke semester sebelas. Benar, saya belum menyelesaikan skripsi saya.
Semasa semester satu dahulu saya begitu menganggap remeh teman-teman mahasiswa yang kuliah sembari bekerja. Bagaimana tidak, mereka seringkali terlambat masuk kelas sehingga saat pintu kelas dibuka mereka membuat mahasiswa lain juga dosen terganggu konsentrasinya. Mereka juga sering mengganggu saya dengan pertanyaan-pertanyaan mengenai tugas yang d…