Cerita Bersambung #RotasiBimaSakti Episode 23

Senyumku sudah tak selebar dua detik lalu, Mars hanya butuh tiga langkah lagi untuk sampai di hadapanku. Waktu masih terasa lambat hingga sekarang. Jawaban Bumi sebenarnya menyakitkan tapi selalu ada konsekuensi dalam tiap keputusan kan? Jadi aku berusaha untuk tak mengambil pusing jawaban Bumi. Toh aku sudah memintanya untuk tetap menjadi kami seperti biasanya, tanpa harus ada yang berubah dari kami setelah aku mengonfirmasi rasa. Kan aku sendiri yang membuat perjanjian. Jangan sampai ada peraturan buatanku yang dengan konyolnya aku langgar sendiri.
.
Baiklah kembali lagi ke Mars. Sikapku terhadap Mars juga tidak boleh berubah sedikitpun. Bagaimana jika aku yang ada di posisi Mars, tentu aku tidak ingin diriku juga berubah. Itu sebabnya ada orang bijak berkata bahwa ketika kita mau mengambil tindakan, posisikan diri kita sebagai orang yang terdampak kepada tindakan yang kita lakukan. Apakah itu menyakitkan atau tidak. Dan aku yakin jawaban Bumi kemarin pasti juga sudah ditelaah dengan baik, sehingga menurutnya jawaban itulah miliki konsekuensi terbaik untukku dan Bumi.
.
Baiklah kembali lagi ke Mars. Bagaimana jika Mars membicarakan hal-hal yang sebenarnya tidak ingin aku dengar? Bagaimana jika Mars membicarakan tentang Bumi dan aku belum siap menjadikan Bumi sebagai pokok bahasan dengan Mars? Bagaimana jika Bumi tiba-tiba selesai rapat dan mendapati aku dan Mars berbincang di sini berdua? Apakah akan ada sesuatu yang dirasakan Bumi seperti cemburu atau sebagainya? Baiklah kenapa aku terus membahas Bumi sedangkan Mars hanya butuh menyelesaikan satu langkah lagi untuk kemudian membicarakan sesuatu, mungkin?
.
.
--bersambung--
.
#katadhyanara
.
@30haribercerita #30haribercerita#30hbc1723
.
Lihat fotonya di sini

Komentar

Postingan Populer