Langsung ke konten utama

Cerita Bersambung #RotasiBimaSakti Episode 8

Sebentar lagi aku akan menghadapi kejuaraan modern dance tingkat nasional. Dan aku justru disibukkan mengenai permasalahan konyol ini. K-O-N-Y-O-L. Bisa-bisanya hanya karena seorang Venus aku jadi malas latihan. Ketika fikiran kita teracuni sesuatu maka segala aktifitas yang kita lakukan akan selalu terimbas.
.
Aku masih berpura memerhatikan apa yang Venus ceritakan, sesekali mengangguk untuk meyakinkannya bahwa aku mendengarkan. Hingga..
.
“Kalo kamu gimana?” tanya Venus.
.
Aku hanya tidak mau merusak pertemanan kita bertiga. Harusnya tidak pernah ada rasa dalam pertemanan. Tidak boleh ada.
.
“Kalo kamu gimana Maars?” Venus mengulang pertanyaannya lagi, lamunanku pergi.
.
“Eh iya, gimana apanya nih?” Mati aku tadi pembicaraan terakhir Venus menyoal apa.
.
“Ya sekarang kamu lagi sibuk apa? Kan udah jarang cerita.”
.
“Tiga hari lagi ada kejuaraan modern dance nasional, udah daftar sih tapi belakangan jadi males ikutan. Banyak banget sih yang harus diurusin.” Jelasku.
.
"Wah salah kamu. Inget ya, kalo kamu ngerasa mulai males ngapa-ngapain, coba pikir lagi alasan awal sebelum kamu memutuskan buat mau banget ngapa-ngapain.”
.
Yang aku tahu, Venus, kesalahanku bukan itu, bukan juga jatuh cinta padamu, tapi mengira kamu juga merasakan hal yang sama.. seperti mencintaiku? Iya, itu salah kan?
.
.
--bersambung--
.
#katadhyanara
.
@30haribercerita #30haribercerita#30hbc1708
.
Lihat fotonya di sini

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tidak Salaman

Aku tahu sebenernya lebih banyak orang yang merasa terganggu ketika aku memutuskan nggak salaman sama laki-laki. Banyak banget. Mulai dari yang bilang langsung sampai yang aku denger waktu mereka ngomongin di belakang. Hehe.

Ketika meeting, atau ke acara yang mengharuskan aku ketemu laki-laki aku selalu berusaha sebisa mungkin sebelum laki-laki nyodorin tangan aku udah angkat dua tanganku di depan dada. Aku juga nggak enakan kali kalo laki-laki itu pada kecelik pas aku lupa nduluin menangkupkan dua tangan di depan dada.

Tapi buat aku itu bukan masalah. Setiap orang punya keyakinannya terhadap sesuatu masing-masing.

Ada orang yang nanya, bajuku itu kan nggak syar'i kayak ukhti-ukhti kenapa nggak mau salaman sama laki-laki? Ya karena aku memilih untuk itu:)


#katadhyanara

Tidak Lulus Tepat Waktu

Di dunia perkuliahan, sekarang ini sedang masanya libur kenaikan semester genap ke semester gasal. Itu berarti saya telah meninggalkan semester sepuluh dan akan menyambut semester sebelas. Memang dulu saya menghabiskan masa D3 dengan tepat waktu selama tiga tahun, kemudian melanjutkan transfer ke S1. Minimal masa tempuh transfer S1 dari D3 menurut peraturan dari Dikti ialah dua tahun. Jika dihitung secara berlanjut maka konversi mata kuliah yang belum saya ambil semasa D3 dulu memang bisa selesai dalam kurun waktu tepat dua tahun. Namun nyatanya saya masih harus melanjutkan ke semester sebelas. Benar, saya belum menyelesaikan skripsi saya.
Semasa semester satu dahulu saya begitu menganggap remeh teman-teman mahasiswa yang kuliah sembari bekerja. Bagaimana tidak, mereka seringkali terlambat masuk kelas sehingga saat pintu kelas dibuka mereka membuat mahasiswa lain juga dosen terganggu konsentrasinya. Mereka juga sering mengganggu saya dengan pertanyaan-pertanyaan mengenai tugas yang d…