Cerita Bersambung #RotasiBimaSakti Episode 10

Tadi siang aku sudah meminta izin kepada Mars untuk membantu dirinya berpermisi ke hati Venus. Awalnya Mars menolak tapi aku berhasil meyakinkan. Kenalkan, aku Merkurius. Sekitar tiga tahun mengenal Venus secara baik karena aku salah seorang reporter di UKM Pers Mahasiswa. Tahun ini aku dan Venus semakin dekat karena ia menjabat sebagai koordinator peliputan.
.
Aku adalah seorang pengamat. Begitu gemar memerhatikan hal-hal kecil tentang orang lain, termasuk memberikan perhatian yang lebih kepada orang-orang di sekitarku yaitu Mars dan Venus. Sebagai langganan kejuaraan modern dance aku sering ditugaskan wawancara Mars untuk kolom Mahasiswa Berprestasi di web UKM kami. Dari situlah aku dan Mars menjadi dekat.
.
“Ven, kalo misal nih ada temen yang deket banget sama kita eh taunya dia suka sama kita, menurut kamu gimana?” Aku membuka pembicaraan dalam perjalanan menuju masjid kampus. Baru pukul empat sore, jarang-jarang rapat redaksi mingguan di markas berlangsung cepat.
.
“Ya nggak papalah hahaha kayak aku ke Bumi gitu maksudmu?” Venus menghentikan langkah, menatapku dengan penuh tanda tanya seolah berbicara ‘memangnya ada apa?’
.
Meskipun tidak mengenal Bumi namun Venus seringkali menceritakannya.
.
“Bukan Ven, bukan kamu ke Bumi. Tapi orang lain ke kamu.” Aku bingung bagaimana harus mulai masuk ke nama Mars.
.
Kita yang sudah melanjutkan langkah kembali berhenti lagi, Venus tersentak. Aku tahu sekarang otaknya sedang memikirkan sekelibat nama-nama.
.
"Mer, maksud kamu.... Mars?" Venus memegang pundakku, seakan tak percaya.
.
.
--bersambung--
.
#katadhyanara
.
@30haribercerita #30haribercerita#30hbc1710
.
Lihat fotonya di sini

Komentar

Postingan Populer