Langsung ke konten utama

Cerita Bersambung #RotasiBimaSakti Episode 9

Venus masih saja tidak mengerti.
.
“Aduh lupa kalo ada rapat majalah kampus. Belom bikin naskah wawancara sama wakil rektor lagi. Ya udah deh Mars, duluan ya!”
.
Aku tersenyum tipis ditambah menganggukkan kepalaku. Sebenarnya kamu tidak perlu repot-repot untuk pamit. Kalaupun aku bilang jangan pergi, toh kamu akan tetap melakukannya.
.
Venus berbalik, berjalan menjauhi orbit edarku. Tiga langkah, empat langkah, sepuluh langkah, dia berhenti. Menoleh ke arahku. Kenapa Venus? Apakah ada yang tertinggal? Jika iya apakah itu hatimu?
.
“Mars tolong bilangin Bumi kalo ketemu, aku ada rapat nggak bisa nemenin ke perpustakaan. Dari tadi aku hubungin dia nggak bisa terus.” Nada bicaranya ditinggikan beberapa oktaf agar aku mendengarnya dengan jelas. Sangat jelas bahkan.
.
Dulu setidaknya kita masih berada di satu galaksi pada susunan tata surya yang sama, namun sekarang kamu sejauh Andromeda.
.
Dari seluruh daftar penghuni semesta, kamu planet yang paling tak terbaca Venus.
.
“Mars, hei! Abis ngobrolin apa tuh sama Venus? Udah bilang sama dia?”
.
Merkurius yang baru saja keluar dari gedung perkuliahan langsung menyambar saja. Sepertinya ada sesuatu yang perlu dikerjasamakan.
.
"Belum nih."
.
.
--bersambung--
.
#katadhyanara
.
@30haribercerita #30haribercerita#30hbc1709
.
Lihat fotonya di sini

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kelas Cinta

Tempo hari aku ikut Kelas Cintanya Lex de Praxis, sebenernya bukan karena kehidupan percintaanku kenapa-kenapa banget. Lebih sekadar penasaran materi yang membahas cinta itu kayak gimana modelnya. Rame banget yang dateng. 

Seperti seminar kebanyakan, materi yang disampaikan pasti ada yang bikin kita setuju mengiyakan atau bahkan tidak percaya sama sekali. Dari sekian banyak yang tidak kupercayai sama sekali, ada beberapa hal yang bikin otakku mikir untuk pertama kali.Kalimat-kalimat yang tadinya cuma aku baca di novel atau tahu dari film, saat itu aku bener-bener mencoba mengerti hingga mencerna dengan hati.
Pertama, adalah cinta itu hubungan dua arah. Kalo kita udah usaha buat mendapatkan perhatian tapi dia sang pujaan tidak kembali melakukan hal yang sama, maka berhentilah berharap. Aku rasa tadinya mengharapkan sesuatu yang miliki sedikit kemungkinan untuk terwujud memang membutuhkan waktu lebih lama. Seperti lebih lama berjuang, mungkin juga lebih lama berkorban. Tapi jika dipikir-p…

Tidak Salaman

Aku tahu sebenernya lebih banyak orang yang merasa terganggu ketika aku memutuskan nggak salaman sama laki-laki. Banyak banget. Mulai dari yang bilang langsung sampai yang aku denger waktu mereka ngomongin di belakang. Hehe.

Ketika meeting, atau ke acara yang mengharuskan aku ketemu laki-laki aku selalu berusaha sebisa mungkin sebelum laki-laki nyodorin tangan aku udah angkat dua tanganku di depan dada. Aku juga nggak enakan kali kalo laki-laki itu pada kecelik pas aku lupa nduluin menangkupkan dua tangan di depan dada.

Tapi buat aku itu bukan masalah. Setiap orang punya keyakinannya terhadap sesuatu masing-masing.

Ada orang yang nanya, bajuku itu kan nggak syar'i kayak ukhti-ukhti kenapa nggak mau salaman sama laki-laki? Ya karena aku memilih untuk itu:)


#katadhyanara